MA YADARO Moyot
Jl. Soekarno-Hatta No.16, Moyot-Sakra, Lombok Timur, NTB

Berita

Pray for Indonesia: Duka dan Kepedulian untuk Saudara-Saudara yang Terdampak Bencana

Indonesia kembali menghadapi sejumlah bencana yang menimbulkan dampak bagi masyarakat di berbagai daerah. Dalam beberapa hari terakhir, perhatian publik tertuju pada gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan, serta kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman adat Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Gempa Bumi M7,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Data BMKG mencatat gempa tersebut berpusat di sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami.

Hingga pembaruan BNPB pada 23 Agustus 2026, penanganan terhadap masyarakat terdampak masih berlangsung. BNPB mencatat korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 87 jiwa hingga Sabtu, 22 Agustus pukul 16.00 WIB. Sementara itu, BMKG mencatat ribuan gempa susulan masih terjadi setelah gempa utama.

Kondisi tersebut menjadi ujian berat bagi masyarakat NTT. Proses penanganan, pelayanan kesehatan, evakuasi, dan pemulihan terus dilakukan oleh pemerintah bersama berbagai unsur kemanusiaan.

Karhutla Kembali Menjadi Perhatian di Kalimantan

Di Kalimantan, kebakaran hutan dan lahan juga menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius. Pemerintah memperkuat operasi terpadu di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan seiring meningkatnya titik panas dan laporan mengenai kabut asap di sejumlah wilayah.

Kementerian Kehutanan melaporkan bahwa pada 19 Agustus 2026 terdapat 518 hotspot berkepercayaan tinggi di tiga provinsi tersebut. Pemerintah bersama BNPB, BMKG, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta pemadaman di lapangan.

BNPB juga melaporkan operasi pemadaman darat dan udara di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk penggunaan helikopter untuk mendukung penanganan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kebakaran Besar Melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah

Musibah juga terjadi di Nusa Tenggara Barat. Pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, kebakaran melanda kawasan Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WITA dan dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan. Kondisi permukiman yang padat serta penggunaan material tradisional seperti kayu, bambu, dan alang-alang membuat api mudah menyebar. Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman dan evakuasi.

Hingga 23 Agustus, pemerintah daerah masih melakukan penanganan dan pendataan dampak kebakaran. Penyebab kebakaran juga masih dalam proses identifikasi sehingga belum dapat dipastikan.

Kebakaran tersebut tidak hanya berdampak pada permukiman masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi warga yang menggantungkan penghasilan dari kawasan wisata Sade. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah menyiapkan langkah penataan dan pemulihan kawasan dengan tetap mempertahankan nilai adat serta budaya masyarakat Sade.

Saatnya Bersama dalam Kepedulian

Rangkaian musibah tersebut menjadi pengingat bahwa bencana dapat terjadi di berbagai wilayah dan membawa dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat. Di tengah situasi tersebut, kepedulian dan solidaritas menjadi hal yang sangat berarti.

Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT, Kalimantan, Lombok, Aceh, dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan, korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, serta seluruh proses evakuasi dan pemulihan dapat berjalan dengan lancar.

Pray for Indonesia.

Semoga Indonesia senantiasa dilindungi, dan semoga kepedulian kita menjadi bagian dari kekuatan bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.

PROGRAM WAKAF AL-QURAN DAN LAYANAN MUSHAF